Postingan

JIKA WAKTU BISA KEMBALI

Gambar
  Tentang dua hati yang bertemu terlambat, tetapi saling menemukan dengan begitu dalam. Ada sesuatu yang tidak pernah benar-benar kita pahami dari cara Tuhan mempertemukan dua manusia. Kadang, seseorang datang ke dalam hidup kita tanpa membawa tanda apa pun. Tidak ada debar yang berlebihan, tidak ada firasat bahwa kelak ia akan menjadi seseorang yang begitu berarti. Bahkan, pada pertemuan pertama, kita hanya menganggapnya sebagai orang biasa yang kebetulan hadir di antara sekian banyak manusia yang kita temui. Begitu pula dengan kita. Dua hati yang awalnya tidak saling mencari, dua manusia yang berjalan di jalur kehidupan masing-masing, dengan cerita, tanggung jawab, dan mimpi yang berbeda. Kita berkenalan tanpa pernah membayangkan bahwa percakapan sederhana suatu hari akan berubah menjadi sesuatu yang begitu dirindukan. Awalnya hanya bertukar cerita, tertawa karena hal-hal kecil, menanyakan kabar tanpa maksud apa-apa, lalu perlahan mulai terbiasa dengan kehadiran satu sama lain. A...

Menikmati Rindu Dalam Diam

Gambar
Ada rindu yang tidak bisa disampaikan, bukan karena tak ingin, tetapi karena jarak membuat semuanya terasa berbeda. Kadang, hal sederhana bisa tiba-tiba menghadirkan bayangannya. Sebuah lagu, suasana senja, atau tempat yang pernah menyimpan cerita. Tanpa sadar, hati kembali mengingat seseorang yang kini hanya bisa dijangkau lewat kenangan dan doa. Rasanya ingin bercerita tentang banyak hal, ingin berbagi hari yang melelahkan, ingin mendengar suaranya meski hanya sebentar. Namun, tidak semua rindu bisa menemukan jalan untuk sampai. Ada yang hanya bisa disimpan diam-diam, dinikmati sendiri, tanpa perlu diketahui oleh siapa pun. Sesekali tersenyum saat mengingatnya, lalu kembali terdiam ketika menyadari bahwa ia masih jauh di sana. Mungkin beginilah cara hati bertahan ketika seseorang yang dirindukan tak bisa berada di dekat kita. Tidak ada yang bisa dilakukan selain membiarkan rindu tumbuh, hadir sesuka hati, lalu perlahan berdamai dengan jarak. Tak harus bertemu, tak harus mengungkapkan...

Antara Angan dan Kenyataan

Gambar
Awalnya, tidak ada yang istimewa darimu. Kita bertemu seperti dua orang asing pada umumnya: saling menyapa singkat, bertukar nama, lalu kembali pada urusan masing-masing. Tidak ada debar yang mengejutkan, tidak ada firasat bahwa namamu akan tinggal lama di benakku. Kau hanyalah satu wajah di antara sekian wajah yang kutemui di sela kesibukan, dan aku hanyalah seseorang yang kebetulan berada di ruang yang sama denganmu. Hubungan kita pun sebatas pekerjaan: urusan yang harus diselesaikan, pesan yang dibalas seperlunya, dan rapat yang berlalu begitu saja tanpa kesan. Aku tidak pernah menyangka bahwa dari percakapan-percakapan yang terasa begitu datar itulah, pelan-pelan, sesuatu mulai tumbuh. Seperti benih yang jatuh diam-diam di tanah, tanpa ada yang menyadari, tanpa ada yang menyiraminya dengan sengaja, tetapi tetap hidup dalam sunyi, menunggu waktunya sendiri. Perubahan itu datang tanpa pengumuman. Aku mulai menyadari bahwa dalam hari-hariku yang sibuk, aku menantikan sesuatu yang kec...

Penelope

Gambar
  Beberapa waktu lalu, rumah terasa sepi. Sepi yang tidak biasa. Ada ruang kosong yang sulit dijelaskan. Saya baru saja kehilangan anjing husky kesayangan. Kepergiannya meninggalkan duka yang dalam. Bukan hanya kehilangan hewan peliharaan. Tapi kehilangan teman. Teman yang selalu ada. Teman yang setia tanpa syarat. Hari-hari setelah itu terasa berat. Saya sering terdiam. Sering menatap sudut rumah yang dulu ia tempati. Kadang berharap ia tiba-tiba muncul lagi. Tapi kenyataannya tidak begitu. Kesedihan itu nyata. Dan cukup lama menetap. Saya mencoba sibuk. Mencari distraksi. Melakukan banyak hal. Tapi tetap saja terasa kurang. Ada yang hilang. Ada yang belum tergantikan. Di tengah suasana itu, saya mulai berdoa. Doa sederhana. Meminta hati ini kembali tenang. Meminta ada hal kecil yang bisa menghibur. Saya tidak meminta pengganti. Hanya berharap ada pelipur lara. Sampai suatu hari, sesuatu terjadi hal kecil. Tapi bermakna besar. Sore itu, saya mendengar suara pelan. Seperti suara ku...

Internet Dalam Kehidupan

Gambar
Siap-Siap Google dan YouTube Mati Total? Sebuah Cerita Tentang Ketergantungan yang Kita Anggap Biasa Pagi itu dimulai seperti biasa. Bangun tidur, refleks buka HP. Cek notifikasi, scroll media sosial, lanjut buka YouTube sambil sarapan. Tanpa sadar, hampir semua aktivitas kecil kita hari ini selalu bersinggungan dengan internet. Kita tidak lagi “menggunakan” internet. Kita hidup di dalamnya. Bayangkan kalau tiba-tiba semua itu berhenti. Google tidak bisa diakses. YouTube tidak bisa diputar. Email tidak terkirim. Cloud tidak bisa dibuka. Awalnya mungkin terasa seperti gangguan biasa. Kita pikir, “Ah, paling server down.” Tapi bagaimana kalau itu bukan sekadar gangguan? Bagaimana kalau itu adalah bagian dari konflik global? Isu tentang potensi gangguan layanan digital global, seperti yang ramai dibahas terkait Iran dan eskalasi konflik siber, sebenarnya membuka satu fakta yang sering kita abaikan. Kita terlalu bergantung. Bukan hanya untuk hiburan. Tapi juga untuk hal yang lebih penting....

Polemik MBG

Gambar
Ada Apa dengan MBG ? Sebuah Cerita Kecil dari Ruang Tunggu Rumah Sakit Pagi ini sebenarnya biasa saja. Saya hanya mengantar papa untuk check-up rutin di rumah sakit. Suasananya seperti kebanyakan rumah sakit lain. Orang lalu lalang, sebagian terlihat cemas, sebagian lagi mencoba tenang sambil menunggu giliran. Saya duduk di kursi ruang tunggu. Tidak terlalu memperhatikan sekitar, sampai tanpa sengaja telinga saya menangkap percakapan dari dua orang di dekat pintu samping. Dari seragamnya, sepertinya mereka petugas dapur. Mereka bicara pelan, tapi cukup jelas untuk didengar. “Kalau MBG beneran dihentikan, kita gimana ya?” “Iya… di rumah juga bergantung dari sini…” Percakapan itu sederhana. Tidak panjang. Tapi entah kenapa, cukup membuat saya berhenti scroll HP dan mulai berpikir. MBG, Program yang Tidak Sesederhana Itu Belakangan ini, istilah MBG sering muncul. Banyak yang membahasnya. Ada yang mendukung, ada juga yang mengkritik. Ada yang melihat dari sisi anggaran, ada yang melihat da...

Who Am I ?

Gambar
  Setiap manusia memiliki perjalanan hidup yang membentuk siapa dirinya saat ini. Perjalanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengalaman pribadi, tetapi juga dengan pendidikan, pekerjaan, nilai hidup, serta tokoh inspirasi yang memberikan pengaruh dalam membangun cara berpikir dan pandangan terhadap masa depan. Saya percaya bahwa setiap individu memiliki cerita unik yang layak untuk diceritakan, karena dari cerita tersebut kita dapat memahami proses belajar, perjuangan, serta harapan yang ingin dicapai. Dalam tulisan ini saya ingin menggambarkan perjalanan diri saya sebagai seorang yang memiliki ketertarikan besar pada dunia komunikasi, khususnya komunikasi publik dan komunikasi sains. Saya menjalani peran sebagai humas pemerintah sekaligus sebagai konten kreator yang berfokus pada penyebaran informasi mengenai riset dan inovasi. Perjalanan tersebut juga tidak terlepas dari latar belakang pendidikan yang saya jalani di bidang komunikasi, hobi yang saya miliki, tokoh inspirasi ...